Meski Sedang Haid, 7 Hal Ini Bisa Dilakukan Wanita untuk Meraup Pahala Ramadhan

Meraup Pahala di bulan Ramadhan

Membaca buku, satu dari aktivitas bermanfaat bagi wanita di bulan Ramadhan

Tidak bisa dipungkiri, saat-saat haid di bulan Ramadhan bagi wanita menjadi hal dilema. Satu sisi ia mendapat keringanan tidak boleh berpuasa karena haid, di sisi lain merasa bersedih karena tidak bisa full meraup pahala yang berlipat karena kondisional mereka.

Namun jangan bersedih wanita, karena ada beberapa hal yang masih bisa dilakukan wanita dalam mencari pahala di bulan Ramadhan saat haid atau nifas.

Beberapa hal yang dilakukan wanita tersebut adalah:

1. Menyiapkan makanan takjil dan buka puasa serta sahur.

Satu hal ini sebenarnya wilayah wanita yang sangat luas dalam meraih pahala sebanyak-banyaknya. Memberi makan orang yang sedang berpuasa memperoleh reward dari Allah yang luar biasa.

Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.

2. Menata rumah dan menciptakan suasana Islami dalam rumah

Anggota keluarga akan merasa betah jika rumah dalam kondisi bersih dan rapi, sekaligus bernuansa yang berbeda dari sebelumnya.

Lebih Islami, seperti terlihat ada bacaan murotal dari kaset atau CD mengganti dari nyanyian-nyanyian, meletakkan kaligrafi lebih banyak daripada gambar-gambar lain yang tidak berguna.

Bisa juga menata alat sholat dan kitab Al Qur’an pada tempat khusus yang menarik.

[irp posts=”286″ name=”Rukhsah Puasa, Inilah 7 Golongan Orang yang Boleh Meninggalkan Puasa”]

3.  Perbanyak Sedekah dan Infaq

Sebaiknya, saat wanita haid menyedekahkan harta atau uangnya lebih dari hari-hari sebelumnya. Karena semua amalan baik akan dilipatkan pahalanya pada bulan Ramadhan, serta belajar berbagi dan empati pada sesamanya.

Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak. (Qs. Al Hadid: 18)

4. Membaca buku Agama lebih banyak atau mengikuti kajian-kajian di berbagai media.

Buku adalah jendela ilmu, maka raih ilmu yang sebanyak-banyaknya lewat buku atau bacaan yang bergizi terutama yang berkaitan dengan ailmu agama. Mengikuti tausiyah dibanyak media juga alternatif yang paling baik untuk wanita haid.

5. Mengadakan silaturahmi.

Saat banyak waktu yang dimiliki wanita haid saat ramadhan, maka alangkah baiknya ia mempunyai planning untuk bersilaturahmi pada kerabat atau teman.

Karena ada kebaikan dari silaturahmi itu, selain berpahala, akan memanjangkan usia dengan usia yang bermanfaat, menambah rezeki baik yang barokah dan menggembirakan hati kedua belah pihak.

“Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi”. (Muttafaqun ‘alaihi)

6. Hindari Ghibah

Waktu luang yang lebih banyak dari wanita yang sedang haid, sebaiknya dipergunakan dengan lebih baik lagi. Jangan sampai malah membuang-buang waktu dengan hal yang tak bermanfaat apalagi menimbulkan dosa.

Hindari ghibah, apalagi yang diajak menggosip adalah orang yang sedang berpuasa.

“Tahukah kalian apa itu ghibah?” Para sahabat menjawab: “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahuinya.” Nabi berkata: “Engkau membicarakan saudaramu dengan sesuatu yang dia benci.” Ada yang bertanya: “Bagaimana pendapat Anda jika padanya ada apa saya bicarakan?” Beliau menjawab: “Jika ada padanya apa yang engkau bicarakan maka engkau telah mengghibahnya, dan jika tidak ada padanya apa yang engkau bicarakan maka engkau berbuat buhtan terhadapnya.” (HR Muslim, 2589)

[irp posts=”232″ name=”Tak Mau Rugi? Inilah 8 Tips Persiapan Puasa Bagi Muslimah!”]

7.  Ikut mengkoordinir atau memprakasai hal kreatif untuk Ramadhan.

Daripada membuang waktu percuma, wanita sedang dalam kondisi haid jika memungkinkan melibatkan diri dalam komunitas keagamaan dan menelurkan ide-ide yang cemerlang.

Seperti merekrut anak-anak muda untuk mengajari TPA, mengadakan bakti sosial, pasar murah untuk warga kurang mampu, mengkoordinir sedekah untuk keperluan ibadah seperti mengadakah sahur bersama, membeli peralatan masjid yang rusak atau tidak layak pakai dan masih banyak lainnya.

Yang yang demikian termasuk menolong agama Allah.
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (Muhammad: 7)

Jadilah wanita yang bisa meraup pahala dalam segala keadaan. Wanita dalam kondisi haid bisa berguna untuk diri sendiri dan orang lain saat melakukan kebaikan, apalagi kebaikan di bulan penuh Ramadhan yang penuh berkah ini.

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *