Hubungan Mulai Retak? Cobalah 7 Langkah Mengatasi Keretakan Rumahtangga Ini!

Hubungan Mulai Retak? Cobalah 7 Langkah Mengatasi Keretakan Rumahtangga

Dalam pernikahan, pertikaian suami istri sebenarnya hal yang biasa. Mengatasi masalah pasutri merupakan seni tersendiri saat seseorang memasuki biduk rumahtangga.

Adakalanya hanya sebagai bumbu dalam pernikahan, namun terkadang bisa menjadi duri dalam daging.

Seberapa lama sebenarnya pasutri dapat menyimpan bara pertikaian yang tak kunjung terselesaikan? Sehari, satu minggu, satu bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Betah berlama-lama?

Sebaiknya jangan. Retak yang menganga dan mulai melukai satu sama lain yang tersimpan lama akhirnya akan menjadi bom waktu yang akan meledak, tanpa ampun.

Serpihan-serpihan hati yang terlanjur berkeping, akan sulit rekat kembali apabila satu sama lain tak ada itikad baik untuk mengalah dan menyelesaikannya.

Sebaiknya bagaimana? Cobalah atasi keretakan rumahtangga ini dengan 7 langkah berikut:

1. Komunikasi yang intens.

Jika pasangan enggan untuk memulainya, cobalah  mengalah untuk tetap menjalin komunikasi itu. Lewat media komunikasi apa saja yang dipunyai. Seperti Telepon, SMS, WA, Telegram, inbox, email yang sifatnya pribadi.

Komunikasi yang macet, awal retaknya hubungan pasutri. Tentu selain mencoba mengurai kekusutan permasalahan yang dihadapi, komunikasi ini menunjukkan jika masih ada cinta Pasangan.

2. Jangan selalu Menganggap yang paling benar.

Memang sulit untuk tepikan ego, namun biasanya lebih mudah mencari pembenar diri sendiri dan menyalahkan orang lain. Belajarlah memahami jika orang lain atau pasangan ada kalanya benar.

3. Tutup buku masalah rumit.

Tidak mudah, namun secara ekstrim bisa dilakukan jika ingin menyelamatkan perkawinan. Serumit apapun masalahnya, jika menjadi pihak yang berbesar hati memaafkan dan menganggap masalah besar yang mungkin ditimbulkan pasangan sudah ditepikan.

4. Hindari Mengeluh di Media Sosial.

Seringkali mendapati beberapa orang mengeluhkan keadaan rumahtangganya di Media sosial, hal ini jika dibaca oleh khalayak ramai, ataupun bahkan pasangannya malah tidak manfaat dan tidak menyelesaikan masalah. Bahkan bisa timbulkan masalah baru jika orang-orang yang tidak berkompeten mengomentari hingga menimbulkan panas suasana.

5. Carilah orang yang tepat sebagai juru damai.

Adakalanya, menunjuk seseorang yang tepat dianggap sebagai juru damai saat permasalahan rumahtangga berujung menjadi keretakan merupakan langkah yang terbaik. Tentu seseorang ini bukan memihak salah satu dari pasutri ini, mempunyai kemampuan yang baik untuk berkomunikasi dan bisa menjaga kerahasiaan.

6. Jauhi kata “cerai”.

Tidak ada permasalahan yang tidak terselesaikan, jika para pihak yang bertikai mau dengan sungguh-sungguh mengusahakan persatuan kembali yang retak. Cerai adalah senjata terakhir saat semua jalan sudah ditempuh, namun tak bisa disatukan kembali. Cerai mempunyai akibat rumit nan panjang, baik bagi pasangan pasutri, anak-anak yang lahir dalam pernikahan sampai dengan hubungan pekerjaan dan kekerabatan.

7. Cari jawaban dengan banyak beribadah dan sedekah.

Jika pasangan yang berseteru malah menjauhi Allah SWT, maka akan semakin jauh dari menyelesaikan masalah. Bisa jadi putus asa malah mendekatkan diri pada paranormal atau orang pintar yang dianggap lebih hebat dari Tuhan. Maka, jangan lupa banyak beribadah dan sedekah, insyaAllah Sang Pemilik Hidup akan segera memberikan jawabannya..

Semoga 7 hal ini bisa membantu merekatkan kembali retaknya pasutri, InsyaAlah..

loading...
2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *