Kisah Lucu Solopos, Rio Oh Rio

pemuda solo pebalap f1Rio Haryanto dengan jet daratnya (gbr. tribunnews)

Bagi Cempluk, nonton race F1 sudah jadi kegemarannya sejak dahulu, apalagi ada anak muda Solo yang jadi pendatang baru di F1.

Wuiih bangganya setengah mati.

Cempluk menunggu saat Race F1 dengan debar hati. Sejak jam 11 siang ia sudah nyanggong di depan televisi, menyaksikan si Rio beraksi.

Jam 13.30 siang berlalu, tanpa ada tanda-tanda kehadiran Rio.

Cempluk mulai cemas, dicarinya setiap chanel telivisi, bahkan ia sampai nanya pada mbah gugel segala, meminta kepastian di mana si Rio akan beraksi.

Saat melihat berita televisi lain yang mengabarkan jika sudah terjadi tabrakan di lap ke 2, Cempluk mulai frustasi.

Dipejeti semua nomor di remote televisi, berharap menemukan balapan F1 yang ditunggu-tunggunya sejak tadi, tapi malah menemukan Toko online di Televisi itu.

“Endi ki,..si Rioo…” gumam Cempluk.

Tiba-tiba Genduk Nichole yang dari tadi didekatnya berkata. “Mbok sampai tahun dal-pun ndak akan dapatkan F1 di sini, soalnya tipi yang bawah pake parabola, harusnya tadi lihatnya di tipi lantai atas, yang tak berparabola…”

“Oalaah Nichole mbok dari tadi beritahunya…waduuh wes meh bubar kii… oh Rio-riooo tunggu aku…,” teriak Cempluk histeris sambil lari menuju lantai atas.

loading...
2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *