Khasiat Luar Biasa Bawang Merah: Menyuburkan Kandungan dan Obat Lemah Syahwat?

Bawang merah menyuburkan kandungan?
Bawang Merah,  Menyuburkan Kandungan dan Obat Lemah Syahwat?

Bawang merah mempunyai nama latin Binomial Allium Ascalonicum. Dalam Bahasa Arab hbiasanya disebut basal.

Dalam Al Qur’an kata basal ini disebutkan sekali dalam surat Al Baqarah (2) ayat 61.

Memang beberapa hadits menunjukkan jika Nabi Muhammad tidak menyukai bau bawang putih (fum) dan bawang merah (basal), bukan karena fungsi atau wujud ciptaan Allah ini, namun hanya untuk menjaga ketenangan para jamaah yang sedang beribadah ke masjid, hingga Rasulullah menyarankan untuk para sahabat jangan menyantap kedua bawang ini sebelum pergi ke masjid, karena baunya yang menyengat dan bisa mengganggu kekhusukan jamaah lain.

Bawang merah ini banyak digunakan dalam berbagai resep masakan dari seluruh dunia. Bagian umbi telah dimanfaatkan sebagai sumber makanan dalam berbagai budaya kuno.

Ditemukan suatu bukti mengagumkan pada penggalian pemukiman pada masa Perunggu sekitar 5.000 tahun SM, ditemukannya bekas-bekas bawang disela-sela sisa buah ara dan biji kurma. Adanya petunjuk kitab perjanjian lama para ahli memperkirakan pembudidayaan bawang ini sudah ada sejak 3.000 tahun SM, bersama dengan daun bawang (Allium porrum)  dan bawang putih (Allium porrum) dan bawang putih (Allium sativum).

Para pekerja pembangunan piramida diduga diberi makanan lobak dengan dicampur bawang. Dan bukan hanya itu, bawang juga dimanfaatkan dalam proses pembuatan mumi Fir’aun karena hal ini dibuktikan adanya sisa-sisa bawang pada cekungan mata mumi fir’aun, Ramses IV.

Masyarakat Mesir kuno sangat percaya jika bentuk bawang yang bulat dapat melambangkan kehidupan yang kekal.

Saat lalu khasiat bawang ini sudah melegenda, karena diduga sebagai obat lemah syahwat, bisa mengencangkan otot-otot gladiator,  sakit kepala menahun, batuk,  digigit ular, rambut rontok, menyuburkan kandungan wanita hingga menjadi komoditas penting abad pertengahan di Eropa.

Varietas bawang sangat banyak, secara umum dapat dibagi menjadi  tiga, yakni bawang berwarna merah, kuning dan putih. Kandungan kimianyapun variatif , tergantung pada varietas dan lokasi tumbuhnya.

Kandungan phenol misalnya ditemukan dalam kadar sangat rendah pada bawang yang ditanam di lokasi Vidalia, Spanyol, namun jika dibandingkan dengan varietas Shallots memiliki phenol enam kali lebih tinggi.

Shallots juga memiliki kandungan antioksidan tertinggi, dan setelah itu disusul varietas western yellow dari USA, northern red dari Meksiko. Dan bawang western yellow ini memiliki kandungan flavonoid tertinggi yakni sebelas kali lebih tinggi dari varietas western white yang memiliki kandungan flavonoid terendah.

Keunggulan bawang untuk kesehatan memang tak bisa diragukan lagi, kandungan phenol dan flavonid tertinggi, ditengarai mempunyai aktivitas antioksidan dan anti kanker yang juga tinggi. Percobaan menunjukkan jika bawang western yellow, pungent yellow dan shallots dapat mencegah pertumbuhan kanker hati dan kanker usus.

Satu pertanyaan besar mengapa umbi ini jika diiris secara manual bisa menyebabkan keluarnya air mata? Ternyata jawabannya adalah reaksi berantai yang terjadi dalam sel-sel umbinya.

Hingga jika umbi lapis diiris maka sel-selnya akan pecah dan melepaskan berbagai senyawa yang terkandung didalamnya, kedua enzim itu adalah allinase dan asam amino.

Jika keduanya bertemu sulfoksida yang mengandung belerang, akan melepaskan asam sulfenat (R-SOH). Asam sulfenat ini tidak stabilb dan segera mengubah menjadi tiosulfinat—yang memberi aroma khas pada bawang. Asan sulfenat jika bertemu dengan LF_sintase (Lacrymatory factor, atau factor air mata), dan akan diubah menjadi syn-propanethial-S-oxide yang berwujud gas.

Hingga jika gas ini mengenai kornea mata, sinyal dikirim sebagai gangguan pada mata dan mata otomatis akan berkedip-kedip dan mengeluarkan airmata untuk mengusir pedih.

Referensi :
M Fajar Shodiq M.Ag, Kapita Selekta Pertanian Dalam Prespektif Islam, IAIN Surakarta Press, 2016

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *