Bunda, Berbahagialah! Ada 7 Hal yang Bisa Mengantar Ibu Rumah Tangga Masuk Surga!

Di balik lelahnya menjadi ibu rumah tangga (IRT) ada surga.

Melelahkan sungguh jadi ibu rumah tangga. Pekerjaan rutin di dalam rumah harus ter-cover semua, belum lagi mengawal anak-anak dari bayi sampai beranjak dewasa.

Belum lagi pekerjaan memutar otak agar rezeki yang dititipkan suami dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Ibu rumah tangga juga harus menghadapi perasaan yang kompleks, merasa ‘hanya bekerja di rumah’ terkadang merasa rendah diri dalam pergaulan yang lebih luas.

Apalagi jika menghadapi masalah yang lumayan berat (dalam bidang keuangan misalnya), terkadang profesinya sebagai ibu rumah tangga membuat merasa tidak bisa berperan banyak membantu suaminya.

hal-hal yang memasukkan IRT ke surga

meski lelah, ikhlaslah bunda (gbr.jawahir.echoroukonline)

Jangan bersedih wahai ibu rumah tangga, karena Islam sangat menghormati profesi ini. Hal ini terlihat dalam sabda Rasulullah SAW:

“Dunia ini adalah perhiasan. Dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita shalihah; wanita yang baik dalam agamanya, rumah tangganya, serta pergaulannya.” (HR. Muslim)

Baca juga: ciri-ciri wanita shalihah.

Penghargaan terhadap ibu rumah tangga yang terbesar adalah diberi reward luar biasa berupa surga. Simaklah 7 hal yang bisa mengantar ibu rumah tangga masuk surga berikut:

1. Menjaga Shalat 5 waktu.

Sebenarnya ini bukan perkara yang sulit dikerjakan oleh ibu rumah tangga jika ia sudah mengetahui kewajiban menjalankan shalat 5 waktu tanpa putus, kecuali adanya udzur, seperti haid dan nifas.

Hanya saja beberapa kesibukan ibu yang menyita waktu, kebanyakan bergosip dengan tetangga, terlalu banyak nonton televisi hingga menjadi lalai. Padahal amalan pertama yang dihisab di akherat adalah sholat.

“Amal yang akan di hisab pertama kali dari seseorang hamba pada dari hari kiamat adalah shalat. Jika baik shalatnya baik pula seluruh amalnya. Jika buruk shalatnya, buruk pula seluruh amalnya”. (HR. Tirmidzi)

2. Berpuasa dalam bulan Ramadhan.

Puasa dalam bulan Ramadhan, bukan hal yang berat bagi ibu, maka jagalah kesehatan agar puasa tidak sia-sia karena sakit.

“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, “Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka.” (HR. Ahmad; shahih).

3. Tidak berbuat Zina.

Di era kecanggihan seperti sekarang ini, hampir semua orang terjangkiti teknologi informasi yang mengglobal, hingga pergaulan pun jika tidak dibatasi atau ditanggapi dengan bijak akan menyebabkan hal-hal yang negatif.

Termasuk pergaulan dengan lawan jenis yang akhirnya akan berujung pada perbuatan zina. Termasuk di dalamnya menjaga tatakrama dalam pergaulan di dunia maya maupun nyata.

“Dan janganlah kalian mendekati zina, susungguhnya zina itu adlah suatu perbuatan keji dan jalan yang buruk.” (Al-Isra’ ayat 32).

4. Mentaati Suami.

Tentu dalam hal kebaikan, istri harus taat suami, bukan dalam maksiat atau kekufuran pada Allah. Sebaliknya, wanita membangkang pada perintah suami untuk hal-hal yang sesuai syari’ tentu berujung ke neraka. Hanya taat! Begitu mudahnya wanita masuk surga.

Baca juga: cemburu yang berbuah surga.

5. Mengerjakan pekerjaan rumah dengan Ikhlas.

Hal sesederhana ini? Ya! ibu rumah tangga yang tekun merawat rumahnya, ia dapat upah pahala yang besar yang memungkinkan masuk ke surga dengan mudah.

Rumah adalah pelabuhan yang nyaman bagi penghuninya. Jika indah, bersih dan Islami, para penghuni rumah ingin selalu pulang.

Termasuk di dalamnya memasak, menata rumah, bahkan mencuci pakaian suami, berpahala besar!

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu dari Rasulullah saw,
“Jika seorang istri mencuci pakaian suaminya maka Allah akan mencatatnya memperoleh seribu pahala, mengampuni seribu dosa, mengangkat derajatnya seribu tingkatan, dan akan dimintakan ampun oleh segala sesuatu yang terkena sinar matahari.”

6. Merawat diri demi Suami.

Menjadi cantik, wangi, sehat, tidak terlihat kusam juga enak dipandang oleh suami adalah merupakan ibadah yang menyenangkan. Apalagi seorang istri yang berbau harum untuk suami, bukan sebaliknya memakai mewangian saat bertemu dengan orang banyak atau lawan jenis.

“Tiap-tiap wanita yang menggunakan harum-haruman, kemudian keluar melewati sekelompok kaum supaya dicium baunya oleh kaum itu maka dia telah berzina dan setiap mata yang memandangnya telah ikut berzina.” (HR. Ahmad, At-Thabrani, Al-Baihaqi, dan Al Hakim).

7. Mendidik Anak dengan Baik.

Percayakah Anda wahai ibu, jika anak itu adalah cerminan orangtua? Apapun yang terjadi pada anak semua berpulang kepada orangtua yang mendidiknya.

Baca juga: rambu-rambu menghukum anak.

Menjadi generasi yang sholeh yang berakhlak mulia adalah tugas dan garda terdepan dari ibu.

Melahirkan anak yang sholeh yang bisa mendoakan orangtuanya, adalah berbuah surga!

“Muliakanlah anak-anakmu dan perbaikilah akhlaq mereka.” (HR. Ibnu Majah)

Menjadi Ibu rumahtangga dengan ikhlas akan berbuah surga, maka lakukan tugas dengan sebaik-baiknya, karena pada dasarnya kita mempunyai peran masing-masing yang tentu akan diminta pertanggungjawaban di akherat kelak.

Maka bahagialah ibu, karena ada surga menantimu.

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *