Balada Sandal Tarawih (Ah Tenane Solopos)

Kisah lucu di bawah ini adalah kisah lucu yang saya kirim ke Solopos dan dimuat di rubrik Ah Tenane.

Langsung aja dibaca! Balada Sandal Tarawih.

sandal-gembok-ah-tenane

Sehabis taraweh, terlihat Tom Gembus kebingungan mencari sandalnya di pelataran masjid.

“Oh, hilang meneh,” katanya dengan ringan.

Sepertinya sudah menjadi hal biasa terjadi padanya, lalu ia bilang pada cucu yang mengikutinya. “yuk pulang saja,..” serunya sambil nyeker dan menyetater motornya.

Saat motor mau melaju, ibu-ibu di situ coba interogasi Tom Gembus.

“Pak, mungkin sandalnya ketuker dengan yang lain, atau agak menyelip di sebelah sana, coba dicari lagi”, kata Lady Cempluk.

“Sudah berkali-kali kucari bu, ini sepertinya betulan hilang, dan ini kali ketiga saya kehilangan sandal saya saat di masjid, tapi tak mengapa saya ikhlas kok,” katanya sambil tersenyum.

“Hi hi hi,..kalau sudah genap lima kali lapor saya pak, nanti hadiahnya gelas..” celutuk Lady Cempluk ketawa.

“Pak, sebenaranya balada sandal hilang di masjid bisa diminimalisasi dengan hal sederhana, seperti memakai sandal selen alias kiri dan kanan beda warna, atau ganti pakai teklek, atau sandalnya dikasih nama dan nomor hape sekalian biar penemunya jelas, atau bisa jadi sandal digembok,” Lady Cempluk coba menasehati Tom Gembus yang mencoba menahan tawa.

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *