Kiat Menghadapi Anak Malas Shalat: Dengan 5 Langkah PASTI

beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orangtua saat anak malas mengerjakan shalat yakni dengan 5 langkah PASTI
Memang tidak mudah menanamkan ibadah lima waktu bagi anak yang masih suka bermmain-main.

Namun jika tidak ditanamkan sedari dini, akan lebih kesulitan bagi orangtua menerapkan shalat 5 waktu pada anak, apalagi mereka tidak mempunyai motivasi kuat untuk melakukannya.

Di era teknologi informasi yang begitu ‘menggila’, tantangan orangtua untuk menanamkan kebiasaan shalat lima waktu pada anak akan semakin sulit.

Anak akan lebih tertarik pada gadget-nya, pada laptop yang berisi permainan. Film kartun yang wara-wiri di televisi atau aktivitas bermain secara fisik bersama teman-temannya. Hingga sering anak malas jika orangtua mulai menyuruh mengerjakan shalat.

Namun jangan sedih wahai orangtua, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orangtua saat anak malas mengerjakan shalat yakni dengan 5 langkah PASTI, berikut langkah-langkahnya:

1.  Panggil anak saat ia sedang asyik bermain dengan teman-temannya, atau sedang beraktivitas dengan kegemarannya seperti main game, pegang hape dan lain-lain.

Jangan sepelekan ‘memanggil anak untuk shalat’ ini, karena hal ini bisa berarti:

  • Teman-teman sepermainannya tahu jika anak Anda memang memiliki keteraturan waktu tersendiri saat shalat tiba, hingga mereka belajar untuk menghormati.
  • Anak jadi mengetahui jika diantara waktunya ada waktu sejenak untuk “Allah”, dan ini tidak bisa ditawar-tawar lagi.

2. Ajak teman-teman anak untuk juga mengerjakan shalat di rumah masing-masing.

Mengapa demikian, apakah tidak baik kita hanya mengajak anak sendiri saja? Karena itu juga merupakan syiar Anda untuk mengingatkan teman sepermainan, jika kewajiban menjalankan shalat bukan hanya untuk anak Anda.

Bahkan jika mungkin, ajak mereka sesekali berjamaah di rumah Anda, saat mereka bermain dirumah Anda.

3.  Sholatlah berjamaah dengan anak.

Hal ini untuk menunjukkan jika kewajiban shalat itu bukan untuk anak saja, namun dikerjakan bersama-sama oleh orang serumah, dan tentunya seluruh muslim.

Selain mengajarkan kebersamaan, shalat jamaah menunjukkan jika Anda panutan bagi anak, apalagi saat Anda menjadi imam bagi mereka dan pahalanya berlipat daripada shalat sendiri.

4. Televisi, gadget, handphone, games lainnya sebaiknya di matikan saat shalat tiba.

Anda harus tegas mengenai hal ini, karena jika mereka menyepelekan permintaan orangtua untuk segera menjalankan shalat karena mereka selalu bilang “nanti” dan orangtua tidak tegas, bahkan menyetujuinya maka akan sangat sulit mengubah kebiasaan malas shalat anak.

5. Ingatkan anak selalu mengenai kewajiban ini.

Orangtua, walau sampai ‘berbuih’ harus meluruskan anak saat ia mulai malas melaksanakan shalat.

Jika anak bermain jauh dan ia membawa hape, maka orangtua tetap mengingatkan lewat SMS atau telepon dan cek saat bertemu anak.

Berilah nasehat penting bagi anak, sedini apapun usia mereka (tentu dengan bahasa yang dimengerti) jika shalat itu bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri, namun untuk kepentingan anak, karena amalan yang dihisab pertama diakherat adalah shalat.

Semoga lima langkah PASTI ini bisa mengubah anak yang malas shalat menjadi rajin mengerjakan shalat lima waktu.

Ingatlah orangtua, anak itu bak kertas putih yang belum tertulisi. Andalah yang akan mengisi catatan pada Anak, tentu dengan catatan yang terbaik, termasuk anak sholeh yang rajin mengerjakan shalat lima waktu.

Tugas ini tidaklah ringan, untuk itu berusahalah orangtua, karena doa anak sholeh akan berpulang kepadamu!

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *